Desa Tegowanu Kulon

Sejarah Desa

Dalam struktur pemerintahan, Desa Tegowanu Kulon merupakan hasil dari pemekaran dari Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan sejak bulan April Tahun 1921. Nama Desa Tegowanu Kulon digunakan oleh Pemerintah Desa Tegowanu Kulon sejak berdiri hingga sekarang yang berasal dari nama Tegowanu yang artinya Tiga , sedangkan Wanu diambil dari kata Jawa (bahasa Jawa) yang artinya Wani atau Berani. Maka dengan dimekarkannya desa ini diharapkan memberi rasa kenyamanan kepada warga masyarakat Desa Tegowanu Kulon.

Adapun orang-orang yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Tegowanu Kulon dari mulai berdiri tercatat sebagai berikut :

 

No

Nama

Tahun

Masa Jabatan

Ket

1

POTRO

1921 - 1926

5 Tahun

 

2

YADI

1927 - 1930

2 Tahun

 

3

SUKANDAR

1930 - 1945

6 Tahun

 

4

SUHARNO

1945 - 1965

5 Tahun

 

5

SUPANGAT

1965 - 1970

2 Bulan

 

6

SUYITMAN

1970 - 1975

6 Tahun

 

7

MARGONO

1975 - 1985

10 Tahun

 

8

JOKO UTOMO

1985 - 1995

10 Tahun

 

9

DWI NINGSIH, S.Sos

1995 - 2018

6 Tahun

 

10

KAS HARTONO, SH

2018

4 Bulan

Plt Kades

11

BROTO SUSILO

2018 -2025

6 Tahun

Sekarang

Tabel 1.1 Data Kepala Desa yang Pernah Menjabat di Desa Tegowanu Kulon

Sejak berdiri, Desa Tegowanu Kulon membawahi 2 (dua) Dusun dari hasil pemekaran desa yaitu Desa Tegowanu Wetan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Dari 6 (enam). Sedangkan sekarang Desa Tegowanu Kulon membawahi 2 (Dua) dusun karena ada pemekaran dusun yaitu Dusun Jembangan dan Dusun Mbah Tuan. Tanah-tanah yang terletak dalam wilayah Desa Tegowanu Kulon pada saat sekarang diletakan berbagai hak diatasnya hukum yang berasal dari tanah negara kepunyaan raja Zaman dahulu (verseladen). Bata-batas Desa Tegowanu Kulon dari sebelah barat adalah Desa Sidorejo/Kabupaten Demak, sebelah utara Desa Tajemsari, sebelah timur Desa Tegowanu wetan/Sungai Jratun dan sebelah selatan adalah Desa Tlogorejo dan Desa Medani.

Hubungan dengan Desa-Desa lain terutama dengan Desa tetangga di lingkungan Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan bagian selatan sangat erat, baik dibidang pemerintahan, sosial, ekonomi dan budaya. Penduduk Desa Tegowanu Kulon yang sekarang menjadi warga masyarakat Desa Tegowanu Kulon adalah merupakan penduduk asli walaupun semula diantara mereka merupakan pendatang dari kabupaten lain, seperti Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang dan Salatiga dan Boyolali.

Walaupun peninggalan pengaruh raja-raja zaman dahulu ditemukan dipetilasanpetilasan yang dapat dijadkan benda-benda yang bernilai sejarah, namun ada semacam petilasan/peninggalan berupa makam-makam yang dikelola oleh masyarakat Desa Tegowanu Kulon dan dianggap sebagai keramat nenek moyang.

Adapaun keramat-keramat tersebut diantaranya :

1. Makam Mbah tuan yang berada di Dusun Mbah Tuan;

2. Patilasan Mbah Jembangan yang terletak di Dusun Jembangan.